Idolaku Selamanya
30
Agustus 2007
Inget kira-kira empat tahun
yang lalu. Gue kelas tiga SMP. Pertama kali gue denger ARDAN, pertama kali gue
main ke ARDAN. Ada satu orang penyiar perempuan yang ramah banget. Mau menyapa
gue yang waktu itu baru pertama kalinya main ke ARDAN. Nama penyiar itu :
Kristy.
Setiap main ke ARDAN, penyiar
yang selalu menyapa gue dan teman-teman gue adalah Kristy a.k.a. Tante Kristy.
Mau ngajak ngobrol, ramah, dan sebagainya.
Di saat gue mulai tertarik
sama dunia radio, gue mengidolakan banyak penyiar radio. Tapi, yang ada di list paling atas ya Tante Kristy karena
dia yang paling ramah diantara penyiar-penyiar radio lainnya yang pernah gue
temui.
Sekarang, udah empat tahun
berlalu sejak pertama kalinya gue nulis di diary
gue kalau gue mengidolakan Tante Kristy. Dan, sampai sekarang juga gue belum
pernah menghapuskan nama Tante Kristy di list
idola gue. Sekarang, udah empat tahun berlalu sejak pertama kalinya gue
denger Tante Kristy siaran. Dan, sekarang Tante Kristy sudah berhenti dari
ARDAN. Gue nggak akan denger suara Tante Kristy lagi.
Tadi, siaran terakhirnya Tante
Kristy dan jujur ya gue sedih. Apalagi, pas ending
siarannya. Belum bisa ngebayangin acara Dr. Feelgood dibawain sama orang lain.
Belum bisa ngebayangin acara Konci nggak akan lagi memakai suara Tante Kristy.
Nggak akan denger kata-kata “Hai kamu…” nya Tante Kristy lagi. Kalau main ke
ARDAN nggak akan ketemu Tante Kristy lagi (ya, memang nggak akan bisa ketemu
Tante Kristy lagi).
Hmmm, empat tahun yang
berkesan banget deh. Apalagi tahun ini. Soalnya gue dan Yanny sempet ngasih sesuatu
di ulang tahunnya Tante Kristy.
Empat tahun yang patut
disyukuri karena gue bisa bertemu dengan idola gue. Empat tahun yang patut
disyukuri karena gue bisa belajar banyak dari idola gue. Empat tahun yang patut
disyukuri karena gue bisa ngobrol dengan idola gue.
Gue nggak tau deh kapan gue
bisa ketemu idola gue lagi. Mungkin nggak akan pernah ketemu lagi ya? Tapi gue
yakin satu hal. Tante Kristy bakalan selalu jadi idola gue.